AGUS BLOG
Kamis, 29 Januari 2015
AGUS BLOG: LAZIS DELIMA 130
AGUS BLOG: LAZIS DELIMA 130: LAZIS DELIMA 130 LAZIS DELIMA 130,atau Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Delapan Lima 130,adalah suatu "kegiatan didalam Reu...
LAZIS DELIMA 130
LAZIS DELIMA 130
LAZIS DELIMA 130,atau Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Delapan Lima 130,adalah suatu "kegiatan didalam Reuni"yang bertujuan untuk mengikat tali persaudaraan antara sesama alumni satu angkatan disatu sisi,juga sebagai ajang untuk mendorong sesama alumni tersebut (mayarakata) dalam kegiatan ibadah sosial disisi lainnya.Intinya daripada kita reuni cuma hura hura,alangkah baiknya kita menggunakan waktu tersebut untuk menggalang dana yang dapat kita dermakan kepada mereka yang
sedang mengalami suatu hal yang menyulitan,minimal kita bisa mengurangi kesulitan tersebut.
Atas dasar pemikiran tersebut,beberapa teman di Alumni SMPN 130 angkatan 1985,yang telah suk
ses melaksanakan Reuni ke 29 pada Mei 2014 lalu,berinisiatif mendirikan dan mengadakan LAZIS
DELIMA 130.Dan ternyata ide tersebut mendapat respon yang positip dari teman teman.Akhinya ide tersebut lebih dimatangkan pada saat Halal Bihalal Lebaran 2014 lalu dirumah sesama alumni.
Saat itu teman teman sepakat dan merapatkan barisan dalam rangka menggalang dana awal pembentukan LAZIS DELIMA 130.Hal itu dilaksanakan setelah terbentuk Pngurus LAZIS DELIMA 130 yang terdiri dari KETUA,SEKRE
TARIS dan BENDAHARA.
Dari penggalangan dana itu,terkumpul dana awal yang lumayan untuk ukuran awal.....Terus kita langsung ambil langkah untuk menyalurkan dana
tersebut kepada beberapa anggota alumni yang kebetulan pada saat itu mengalami suatu kesuli
tan.Dan terlebih anak anggota alumni yang da
lam keadaan Yatim/Piatu.Karena inti dari LA
ZIS DELIMA 130 adalah IBADAH SOSIAL,dengan cara meringankan beban Anak Yatim.Sedih juga kalau mengingat masalah anak
yatim ini.Makanya kita semangat mereka tidak
sampai patah semangat,.Dan pada saat itu juga dibuat rencana kedepan dari LAZIS DELIMA 130.
Sebenarnya mekanisme penggalang dana di LAZIS DELIMA 130 ini tidaklah terlalu dipaksakan,teta
pi antusias dari anggota alumni SMPN 130 angkatan 85 ini,yang merupakan inti dari LAZIS ini,patut
diacungi jempol.Bisa kita bayangkan,bagaimana dalam waktu singkat,penuangan ide,langsung setu
ju dan memberi sejumlah dana kepada pengurus.Dan hal itu jadi obor penyemangat buat pengurus a
agar terus menjalankan kegiatan LAZIS DELIMA 130 ini.
Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Lazis Delima 130 sejak sepakat didirikan -/+ 5 bulan
1.Pada saat pendirian Lazis Delima 130,dimana terkumpul sejumlah dana,maka saat itu pula didata
ada berapa anak yatim yang ada di Anggota Lazis Delima 130.Setelah itu dana langsung diserah
kan kepada mereka.
2.Pada saat anak anggota Lazis Delima sakit,Lazis Delima memberikan sejumlah dana yang bertuju
an untuk mengurang beban keluarganya.
3.Pemberian santunan kepada mereka yang membutuhkan di desa Banjarsari,Kabupaten Lebak pada
25 Oktober 2014.

Saat itu Lazis Delima 130 menyerahkan paket
santunan berupa seperangkat alat sekolah perpa
ket sebanyak 30 paket.Juga sejumlah dana untuk
anak anak yang membutuhkan didaerah itu.
Mereka tampak gembira dan senang sekali mene
rima kedatangan LAZIS DEIMA 130.Bahkan LAZIS DELIMA 130 dijamu dengan santapan makan siang bersama.
Alhamdulillah ,itulah yang dapat diucapkan oleh
mereka yang mendapat santunan itu.Dan bagi La
zis ,ini merupakan kebahagiaan tersendiri ketika
melihat mereka dengan mata berbinar membuka paket santunan yang mereka terima.
4.Lazis Delima 130 kumpul lagi padaa 18 Januari 2015.Kali ini diundang oleh seorang guru alumni
yang masih aktif.Dan pada saat itu diadakan PEMANTAPAN Lazis Delima 130 dengan meminta ke
pada salah seorang Guru (mantan guru Alumni 130 angkatan 85)untuk menjadi Penasehat dan Pem
bimbing bagi Lazis Delima 130.Hal ini penting,biar bagaimanapun juga Lazis Delima ini harus men
dapat bimbingan dan nasihat dari orang tua /guru,agar kegiatannya labih efektif.
Nah,begitulah sekilas tentang Lazis Delima 130 dan kegiatannya.KIta menyadari bahwa Lazis ini masih ijo,darus terus dipupuk dan dibina agar biar lebih solid dan banyak menghasilkan karya nyata bagi anggota Alumni SMPN 130 angkatan 85 khususnya dan masyarakat umunya.Hal ini daapat terwujud dengan kerjasama,gotong royong,silaturahim dan kebersamaan diantara Anggota Alumni SMPN 130 angkatan 85.
LAZIS DELIMA 130,atau Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Delapan Lima 130,adalah suatu "kegiatan didalam Reuni"yang bertujuan untuk mengikat tali persaudaraan antara sesama alumni satu angkatan disatu sisi,juga sebagai ajang untuk mendorong sesama alumni tersebut (mayarakata) dalam kegiatan ibadah sosial disisi lainnya.Intinya daripada kita reuni cuma hura hura,alangkah baiknya kita menggunakan waktu tersebut untuk menggalang dana yang dapat kita dermakan kepada mereka yang
sedang mengalami suatu hal yang menyulitan,minimal kita bisa mengurangi kesulitan tersebut.
Atas dasar pemikiran tersebut,beberapa teman di Alumni SMPN 130 angkatan 1985,yang telah suk
ses melaksanakan Reuni ke 29 pada Mei 2014 lalu,berinisiatif mendirikan dan mengadakan LAZIS
DELIMA 130.Dan ternyata ide tersebut mendapat respon yang positip dari teman teman.Akhinya ide tersebut lebih dimatangkan pada saat Halal Bihalal Lebaran 2014 lalu dirumah sesama alumni.
Saat itu teman teman sepakat dan merapatkan barisan dalam rangka menggalang dana awal pembentukan LAZIS DELIMA 130.Hal itu dilaksanakan setelah terbentuk Pngurus LAZIS DELIMA 130 yang terdiri dari KETUA,SEKRE
TARIS dan BENDAHARA.
Dari penggalangan dana itu,terkumpul dana awal yang lumayan untuk ukuran awal.....Terus kita langsung ambil langkah untuk menyalurkan dana
tersebut kepada beberapa anggota alumni yang kebetulan pada saat itu mengalami suatu kesuli
tan.Dan terlebih anak anggota alumni yang da
lam keadaan Yatim/Piatu.Karena inti dari LA
ZIS DELIMA 130 adalah IBADAH SOSIAL,dengan cara meringankan beban Anak Yatim.Sedih juga kalau mengingat masalah anak
yatim ini.Makanya kita semangat mereka tidak
sampai patah semangat,.Dan pada saat itu juga dibuat rencana kedepan dari LAZIS DELIMA 130.
Sebenarnya mekanisme penggalang dana di LAZIS DELIMA 130 ini tidaklah terlalu dipaksakan,teta
pi antusias dari anggota alumni SMPN 130 angkatan 85 ini,yang merupakan inti dari LAZIS ini,patut
diacungi jempol.Bisa kita bayangkan,bagaimana dalam waktu singkat,penuangan ide,langsung setu
ju dan memberi sejumlah dana kepada pengurus.Dan hal itu jadi obor penyemangat buat pengurus a
agar terus menjalankan kegiatan LAZIS DELIMA 130 ini.
Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Lazis Delima 130 sejak sepakat didirikan -/+ 5 bulan
1.Pada saat pendirian Lazis Delima 130,dimana terkumpul sejumlah dana,maka saat itu pula didata
ada berapa anak yatim yang ada di Anggota Lazis Delima 130.Setelah itu dana langsung diserah
kan kepada mereka.
2.Pada saat anak anggota Lazis Delima sakit,Lazis Delima memberikan sejumlah dana yang bertuju
an untuk mengurang beban keluarganya.
3.Pemberian santunan kepada mereka yang membutuhkan di desa Banjarsari,Kabupaten Lebak pada
25 Oktober 2014.

Saat itu Lazis Delima 130 menyerahkan paket
santunan berupa seperangkat alat sekolah perpa
ket sebanyak 30 paket.Juga sejumlah dana untuk
anak anak yang membutuhkan didaerah itu.
Mereka tampak gembira dan senang sekali mene
rima kedatangan LAZIS DEIMA 130.Bahkan LAZIS DELIMA 130 dijamu dengan santapan makan siang bersama.
Alhamdulillah ,itulah yang dapat diucapkan oleh
mereka yang mendapat santunan itu.Dan bagi La
zis ,ini merupakan kebahagiaan tersendiri ketika
melihat mereka dengan mata berbinar membuka paket santunan yang mereka terima.
4.Lazis Delima 130 kumpul lagi padaa 18 Januari 2015.Kali ini diundang oleh seorang guru alumni
yang masih aktif.Dan pada saat itu diadakan PEMANTAPAN Lazis Delima 130 dengan meminta ke
pada salah seorang Guru (mantan guru Alumni 130 angkatan 85)untuk menjadi Penasehat dan Pem
bimbing bagi Lazis Delima 130.Hal ini penting,biar bagaimanapun juga Lazis Delima ini harus men
dapat bimbingan dan nasihat dari orang tua /guru,agar kegiatannya labih efektif.
Nah,begitulah sekilas tentang Lazis Delima 130 dan kegiatannya.KIta menyadari bahwa Lazis ini masih ijo,darus terus dipupuk dan dibina agar biar lebih solid dan banyak menghasilkan karya nyata bagi anggota Alumni SMPN 130 angkatan 85 khususnya dan masyarakat umunya.Hal ini daapat terwujud dengan kerjasama,gotong royong,silaturahim dan kebersamaan diantara Anggota Alumni SMPN 130 angkatan 85.
Jumat, 21 Februari 2014
Jelajah Goa Seplawan di Purworejo
Pemandangan di luar goa
Inilah
salah satu wisata yang berada di daerah Purworejo. Goa Seplawan ini
terletak di desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing purworejo. Sekitar 30
menit dari kota Purworejo yang ditempuh dengan jalananan yang
berliku-liku. Goa Seplawan ini berada di kaki pegunungan sehingga udara di sini terasa sejuk.
Jika anda sudah masuk ke Goa seplawan anda akan menikmati pemandangan luar biasa untuk masuk ke dalam goa seplawan. Dengan jalur anak tangga anda seolah-olah masuk ke dalam perut bumi. Goa Seplawan ini panjangnya sekitar 700 meter ke dalam namun jalannya tidak tembus sehingga ketika sudah sampai ujung kita harus kembali ke jalan tadi. Namun untuk masuk ke dalam goa butuh perjuangan yang panjang. Kondisi dalam goa yang masih ada air tanah yang mengalir serta jalan sempit yang tertutup dengan stalagtit goa menjadikan petualangan seru. Jika anda masuk ke goa ini sebaiknya membawa sandal yang tidak membuat licin karena medannya disini terasa licin. Namun petualangan itu terbayar dengan pemandangan di dalam goa yang begitu indah.
Replika Arca Kencana yang ditemukan di dalam Goa Seplawan
Goa
Seplawan itu merupakan peninggalan sejarah peradaban masa lalu terbukti
dengan ditemukannya sebuah arca emas 22 karat setinggi 9 cm dengan
berat 2,5 kg. pada 15 Agustus
1979 di salah satu sudut goa. Arca Kencana itu berupa patung sepasang
pria dan wanita yang sedang bergandengan tangan. Para ahli arkeolog
meyakini bahwa patung itu adalah Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Arca itu
merupakan peninggalan pada zaman Hindu Siwa. Kini arca tersebut disimpan
di Museum Nasional dan sebagai
gantinya Pemerintah membangun replika arca didepan mulut goa, replika
itu ukurannya lebih besar dari yang sebenarnya .
Ada sebagian ahli sejarah juga menyatakan bahwa di sekitar Goa Seplawan pada jaman dahulu pernah di tinggali oleh Ratu atau Raja, hal tersebut diperkuat dengan ditemukan Lingga Yoni yang melambangkan Kesuburan dan Kemakmuran .
Selain memiliki keistimewaan sebagai situs pra sejarah, Pesona Alam disekitar Goa Seplawan memang menghampar indah dan menyejukan, ada juga keistimewaan lainnya yaitu keindahan goa Seplawan itu sendiri. Goa itu memiliki ornamen-ornamen yang sangat indah dan mengagumkan seperti adanya stalaktit dan stalakmit dengan ukuran beraneka ragam. Ornamen lainnya pun tak kalah menariknya seperti Flow stone, helektit, soda straw, gowerdam dan lain-lain.
Pemandangan dinding dalam goa
Lokasi
obyek wisata Goa Seplawan sangat mudah di capai karena akses jalan
untuk kendaraan roda empat bisa mencapai lokasi dengan mudah dan sudah
dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasana seperti tempat parkir
kendaran, kamar mandi/WC, Mushola kecil yang sederhana, Gashebo, Gardu
Pandang, Aula untuk Pementasan / Pertemuan dan juga ada taman-taman bunga yang indah.
Lokasi Goa seplawan juga sangat memungkinkan untuk pelatihan Pecinta Alam dibuktikan dengan seringnya pelatihan dari beberapa Pecinta alam yang berasal dari berbagai daerah. Pesona Alam di sekitar Goa Seplawan juga memiliki camping ground atau lokasi berkemah yang cukup luas serta memungkinkan untuk berwisata berkemah. Pemandangan di sekitar goa seplawan sangat indah selain itu udaranya juga sejuk karena kawasan ini berada di ketinggian sekitar 700 mdpl.
Gardu pandang di lokasi wisata Goa Seplawan
Jika berkenan datang ikuti route ini :
Dari Purworejo – ke arah Kec Kaligesing melalui Cangkrep – Brenggong – Plipir – Kaliharjo- Kaligono – Donorejo atau menggunakan Primkopol jalur 44 dari terminal Pasar Baledono Purworejo
Dari Jogja / Magelang / Godean / Wates : bisa melalui Kenteng Nanggulan arah Jonggrangan jatimulyo – Tlogoguwo – Donorejo.
Selamat Datang Di Goa Seplawan..
Rabu, 21 Agustus 2013
Perjalanan Kereta Uap tahun 1973 Menjelajah Pulau Jawa
Artikel kali ini saya mencoba mengambil kisah perjalanan David Thornhill
dari "World Steam" yang melakukan perjalanan di Pulau Jawa tahun 1973.
Pada saat itu, di Pulau Jawa masih ada kereta uap kuno yang masih
beroperasi sehingga menarik perhatian David untuk mendokumentasikannya.
Berikut beberapa hasil karya David :

Class B51 2 cylinder compound 4-4-0 No. B51 35; Pegawai PNKA (Perusahaan Negara Kereta Api) sedang melakukan persiapan untuk memulai perjalanan dari Tanahabang menuju Rangkasbetung Jawa Barat. Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 35; Kepulan asap hitam tebal dari loko no. C27 35 yang sedang menarik loko C27 10 membubung tinggi di Stasiun Tanahabang hari Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 05; Loko dengan nomer C27 05 baru saja menjalani pencucian ketel uap di depot Tanahabang dan sekarang sedang dilakukan pengisian ulang ketel uap melalui selang, Selasa 17 Juli 1973.
.....

C300 Class 0-6-0D No. C300 01; Berjalan melewati kerumunan orang di dekat Stasiun Tanahabang dengan membawa penumpang dari Stasiun Jakarta Kota. Masyarakat menggunakan jalur kereta itu sebagai jalan umum, berdagang dan melakukan aktivitas sehari harinya. Selasa 17 Juli 1973.
.....

Pemandangan ini nampaknya sudah terjadi sejak lama dimana masyarakat melakukan aktivitas sehari harinya dekat dengan jalur kereta api. Pemandangan ini terjadi di Stasiun Tanahabang, Jakarta Selatan. Seakan hilang di lautan manusia, kereta api dengan loko No. BB300 16 dari Rangkasbetung tiba di Stasiun Tanahabang. Terlihat di pinggir jalur kereta api terdapat tenda tenda untuk berjualan dan terlihat pula Stadion yang baru dibangun untuk ajang Asian Games. Selasa 17 Juli 1973.
.....

B51 class 4-4-0 No. B51 35; Berangkat dari Stasiun Tanahabang menuju ke Rangkasbetung saat sore hari dengan penumpang yang penuh sesak. Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 35; Menunggu untuk tugas berikutnya di Stasiun Tanahabang pada pagi hari, Rabu 18 Juli 1973.
.....

PNKA 4-4-0 No. B51 24; Tiba dari Rangkasbetung dan berhenti di Stasiun Tanahabang diantara kerumunan orang yang berkeliaran di sekitar Stasiun sebelum melanjutkan perjalanan ke stasiun terakhir. Rabu 18 Juli 1973.
.....

PNKA 4-4-0 No. B51 24; Tiba dari Rangkasbetung dan berhenti di Stasiun Tanahabang diantara kerumunan orang yang berkeliaran di sekitar Stasiun sebelum melanjutkan perjalanan ke stasiun terakhir. Rabu 18 Juli 1973. (Diambil dari atas)
.....

2-6-0T No. C11 18; Salah satu kereta uap tertua di pulau Jawa. Loko ini tidak dalam keadaan hidup namun jika dilihat dari roda yang mengkilap menandakan bahwa kereta tersebut baru selesai digunakan. Coba perhatikan wadah kayu bakar di atas tungku telah kosong. Kamis 19 Juli 1973.
.....

2-6-0T No. C11 18; Salah satu kereta uap tertua di pulau Jawa. Loko ini tidak dalam keadaan hidup namun jika dilihat dari roda yang mengkilap menandakan bahwa kereta tersebut baru selesai digunakan. Coba perhatikan wadah kayu bakar di atas tungku telah kosong. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA 2-8-8-0 No. DD52 03; Terlihat anak anak kecil sedang membantu pegawai yang tengah memutar lokomotif di Tjibatu. Lokomotif tersebut dipersiapkan untuk melakukan perjalanan dari Tjibatu menuju Tasikmalaya. Kamis 19 Juli 1973.
.....

DD52 class 2-8-8-0 No. DD52 03; Tengah dipersiapkan untuk membawa rangkaian kereta dari Tjibatu menuju Tasikmalaya. Masyarakat sekitar tampak antusias menyaksikan kereta dengan asap hitam pekat mengepul di udara tersebut sebelum kereta itu diberangkatkan. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 sedang dipersiapkan di depot Tjibatu untuk selanjutnya melakukan perjalanan menuju Tjikadjang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 baru saja dipersiapkan di depot lokomotif Tjibatu untuk melakukan perjalanannya ke Tjikadjang dan sekarang lokomotif ini bergerak menuju Stasiun untuk memasang rangkaiannya. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 berangkat dari Tjibatu dengan gerbong kereta api campuran menuju Garut dan Tjikadjang. Rangkaian ini meninggalkan Tjibatu pada pukul 12:35 dan mungkin agak terlambat sampai tujuan. Kamis 19 Juli 1973.
.....

2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 akhirnya mulai menjauh dari Tjibatu pukul 12:15 dengan membawa beberapa gerbong kereta barang menuju Tasikmalaja pada tanggal 19 Juli 1973 Kamis. Untuk jalur yang lebih tinggi yang tampak di sebelah kiri adalah jalur yang menuju Garut dan Tjikadjang.
.....

DD52 class 2-8-8-0 No. DD52 03 menempuh perjalanan dari Tjibatu menuju Tasikmalaja dengam membawa gerbong kereta barang namun didalamnya penuh dengan penumpang baru saja memasuki wilayah Stasiun Malangbong. Disitu juga terlihat seseorang sedang menggembalakan kerbaunya di pinggir rel kereta api. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA DD52 class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 baru saja tiba di Stasiun Malangbong dari Tjibatu. Dengan kondisi kereta yang sudah penuh penumpang mereka melakukan bongkar muat barang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA DD52 class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 baru saja tiba di Stasiun Malangbong dari Tjibatu. Dengan kondisi kereta yang sudah penuh penumpang mereka melakukan bongkar muat barang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Setelah berhenti di Stasiun Malangbong untuk beberapa saat untuk bongkar muat barang, 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 melanjutkan perjalanannya kembali menuju Tasikmalaja. Rangkaian kereta ini berangkat dari Tjibatu pada pukul 12:15 dan diperkirakan sampai ke Tasikmalaja pada pukul 15:50 meskipun kereta ini berjalan agak lambat. Kamis 19 Juli 1973.
.....

DD52 Class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 dari Tjibatu tujuan Tasikmalaja, mendekati Tjipeundeuj di pegunungan selatan Jawa Barat pada sore hari. Kamis 19 Juli 1973.

Class B51 2 cylinder compound 4-4-0 No. B51 35; Pegawai PNKA (Perusahaan Negara Kereta Api) sedang melakukan persiapan untuk memulai perjalanan dari Tanahabang menuju Rangkasbetung Jawa Barat. Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 35; Kepulan asap hitam tebal dari loko no. C27 35 yang sedang menarik loko C27 10 membubung tinggi di Stasiun Tanahabang hari Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 05; Loko dengan nomer C27 05 baru saja menjalani pencucian ketel uap di depot Tanahabang dan sekarang sedang dilakukan pengisian ulang ketel uap melalui selang, Selasa 17 Juli 1973.
.....

C300 Class 0-6-0D No. C300 01; Berjalan melewati kerumunan orang di dekat Stasiun Tanahabang dengan membawa penumpang dari Stasiun Jakarta Kota. Masyarakat menggunakan jalur kereta itu sebagai jalan umum, berdagang dan melakukan aktivitas sehari harinya. Selasa 17 Juli 1973.
.....

Pemandangan ini nampaknya sudah terjadi sejak lama dimana masyarakat melakukan aktivitas sehari harinya dekat dengan jalur kereta api. Pemandangan ini terjadi di Stasiun Tanahabang, Jakarta Selatan. Seakan hilang di lautan manusia, kereta api dengan loko No. BB300 16 dari Rangkasbetung tiba di Stasiun Tanahabang. Terlihat di pinggir jalur kereta api terdapat tenda tenda untuk berjualan dan terlihat pula Stadion yang baru dibangun untuk ajang Asian Games. Selasa 17 Juli 1973.
.....

B51 class 4-4-0 No. B51 35; Berangkat dari Stasiun Tanahabang menuju ke Rangkasbetung saat sore hari dengan penumpang yang penuh sesak. Selasa 17 Juli 1973.
.....

4-6-4WT No. C27 35; Menunggu untuk tugas berikutnya di Stasiun Tanahabang pada pagi hari, Rabu 18 Juli 1973.
.....

PNKA 4-4-0 No. B51 24; Tiba dari Rangkasbetung dan berhenti di Stasiun Tanahabang diantara kerumunan orang yang berkeliaran di sekitar Stasiun sebelum melanjutkan perjalanan ke stasiun terakhir. Rabu 18 Juli 1973.
.....

PNKA 4-4-0 No. B51 24; Tiba dari Rangkasbetung dan berhenti di Stasiun Tanahabang diantara kerumunan orang yang berkeliaran di sekitar Stasiun sebelum melanjutkan perjalanan ke stasiun terakhir. Rabu 18 Juli 1973. (Diambil dari atas)
.....

2-6-0T No. C11 18; Salah satu kereta uap tertua di pulau Jawa. Loko ini tidak dalam keadaan hidup namun jika dilihat dari roda yang mengkilap menandakan bahwa kereta tersebut baru selesai digunakan. Coba perhatikan wadah kayu bakar di atas tungku telah kosong. Kamis 19 Juli 1973.
.....

2-6-0T No. C11 18; Salah satu kereta uap tertua di pulau Jawa. Loko ini tidak dalam keadaan hidup namun jika dilihat dari roda yang mengkilap menandakan bahwa kereta tersebut baru selesai digunakan. Coba perhatikan wadah kayu bakar di atas tungku telah kosong. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA 2-8-8-0 No. DD52 03; Terlihat anak anak kecil sedang membantu pegawai yang tengah memutar lokomotif di Tjibatu. Lokomotif tersebut dipersiapkan untuk melakukan perjalanan dari Tjibatu menuju Tasikmalaya. Kamis 19 Juli 1973.
.....

DD52 class 2-8-8-0 No. DD52 03; Tengah dipersiapkan untuk membawa rangkaian kereta dari Tjibatu menuju Tasikmalaya. Masyarakat sekitar tampak antusias menyaksikan kereta dengan asap hitam pekat mengepul di udara tersebut sebelum kereta itu diberangkatkan. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 sedang dipersiapkan di depot Tjibatu untuk selanjutnya melakukan perjalanan menuju Tjikadjang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 baru saja dipersiapkan di depot lokomotif Tjibatu untuk melakukan perjalanannya ke Tjikadjang dan sekarang lokomotif ini bergerak menuju Stasiun untuk memasang rangkaiannya. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Mallet 2-6-6-0T No. CC10 30 berangkat dari Tjibatu dengan gerbong kereta api campuran menuju Garut dan Tjikadjang. Rangkaian ini meninggalkan Tjibatu pada pukul 12:35 dan mungkin agak terlambat sampai tujuan. Kamis 19 Juli 1973.
.....

2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 akhirnya mulai menjauh dari Tjibatu pukul 12:15 dengan membawa beberapa gerbong kereta barang menuju Tasikmalaja pada tanggal 19 Juli 1973 Kamis. Untuk jalur yang lebih tinggi yang tampak di sebelah kiri adalah jalur yang menuju Garut dan Tjikadjang.
.....

DD52 class 2-8-8-0 No. DD52 03 menempuh perjalanan dari Tjibatu menuju Tasikmalaja dengam membawa gerbong kereta barang namun didalamnya penuh dengan penumpang baru saja memasuki wilayah Stasiun Malangbong. Disitu juga terlihat seseorang sedang menggembalakan kerbaunya di pinggir rel kereta api. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA DD52 class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 baru saja tiba di Stasiun Malangbong dari Tjibatu. Dengan kondisi kereta yang sudah penuh penumpang mereka melakukan bongkar muat barang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

PNKA DD52 class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 baru saja tiba di Stasiun Malangbong dari Tjibatu. Dengan kondisi kereta yang sudah penuh penumpang mereka melakukan bongkar muat barang. Kamis 19 Juli 1973.
.....

Setelah berhenti di Stasiun Malangbong untuk beberapa saat untuk bongkar muat barang, 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 melanjutkan perjalanannya kembali menuju Tasikmalaja. Rangkaian kereta ini berangkat dari Tjibatu pada pukul 12:15 dan diperkirakan sampai ke Tasikmalaja pada pukul 15:50 meskipun kereta ini berjalan agak lambat. Kamis 19 Juli 1973.
.....

DD52 Class 2-8-8-0 Mallet No. DD52 03 dari Tjibatu tujuan Tasikmalaja, mendekati Tjipeundeuj di pegunungan selatan Jawa Barat pada sore hari. Kamis 19 Juli 1973.
Sumber: http://plumbloco.smugmug.com
Rabu, 10 Juli 2013
jakarta jaman dulu dalam foto
1880-Salemba
1929-Stasiun Kota

1965-Pancoran
1929-Kawasan Pancoran
1875-Istana Negara
1876-Kalibesar
1937-Kalibesar
1935-Lapangan Banteng-Gereja Kategral
1948-Hayam Wuruk

1949-Jl.Diponegoro
1950-Jl.Merdeka Barat-Thamrin
1950-Jl.BalikPapan
1950-Jl.GajahMada
1954-Jl.Harmoni
1955-Jatinegara
1955-Jl.KramatRaya
1955-Tanah Abang
1955-Menteng Raya-Obama masih disini ni...hee
1965-Thamrin
1950-T.Priuk
Langganan:
Postingan (Atom)






















